Pengertian Model Pembelajaran


1.Pembelajaran
Istilah pembelajaran sama dengan proses belajar mengajar. Dalam konteks pembelajran terdapat dua komponen penting, yaitu guru dan peserta didik yang saling berinteraksi. Dengan demikian, pembelajran didifinisikan sebagai pegorgaisasian atau penciptaan atau pengaturan suatu kondisi lingkungan yang sebaik-baiknya yang memungkinkan terjadinya belajar pada peserta didik.
2.Model pembelajaran
Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukisakan prosedur yang sistematis dalam mengorgannisaikan pengalaman belajar peserta didik untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi perancang pembelajaran dan guru dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas mengajar ( Syaiful Sagala, 2005)
Sedangkan menurut Joyce dan Well (2000:13) menjelaskan secara luas bahwwa model pembelajaran merupakan deskripsi  dari lingkungan belajara yang menggambarkan perencanaan kurikulum, kursus-kursus, rancangan unit pembelajaran, perlengkapan belajar, buku-buku pelajaran, program multimedia ddan bantuan belajar melalaui program komputer. Masih menurut Joyce dan Weil hakekat mengajaar adalah membantu pelajar (peserta didik) memperoleh informasi, ide, ketrampilan, nilai-nilai, cara berfikir, dan belajar bagaimana belajar.
Merujuk pada pendapat di atas,  memaknai model pembelajaran adalah sebagai suatu rencana yang memperlihatkan pola pembelajaran tertentu, dalam pola tersebut dapat terlihat kegiatan guru dan peserta didik di dalam mewujudkan kondisi belajar atau sistem lingkungan yang menyebabkan terjadinya belajar pada peserta didik. Di dalam pola pembelajaran yang dimaksud terdapat karakteristik berupa rentetan atau tahapan perbuatan/kegiatan guru peserta didik yang dikenla dengan istilah sintaks. Secara implisist di balik tahapan pembelajaran terrsebut terdapat karakteristik lainnya dari sebuah model dan rasional yang membedakan antara model pembelajaran yang satu dengan  model pembelajaran yang lainnya.
Karakteristik Model Pembelajaran
Menurut Rangke L tobing, dkk (1990: 5 ) mendefinisikan  lima karakteristik suatu medel pembelajaran yang baik, yang meliputi berikut ini.
1.Prosedur ilmiah
Suatu model pembelajaran harus memeiliki satu prosedur yang sisitematis untuk mengubah tingkah laku peserta didik   atau memiliki sintaks yang  merupakan urutan langkah-langkah pemebelajaran  yang dilakukan guru dan peserta didik
2.Spesifikasi hasil belajar yang direncanakan
Suatu model pembelajaran menyebbutkan hasil-hasil belajar secara rinci mengenai penampilan peserta didik.
3.Spesifikasi ruang lingkup belajar
Suatu model pembelajran menyebutkan secara tegas kondisi lingkungan dimana respon peserta didik diobservasi
4.Kriteria penampilamn
Suatu model pembelajaran merujuk pada kriteria penerimaan penampilan yang diharapkan dari peserta didik. Model pembelajaran merencanakan tingkah laku yang diharapkan dari peserta didik yang dapat didemonstrasikan setelah langkah-langkah mngajar tertentu.
5.Cara –cara pelaksanaannya
Semua model pembelajaran menyebutkan mekanisme yang menunjukan reaksi peserta didik dan interaksinya dengan lingkungan.
 Bruce dan weill mengidentifikasikan karakteristik model pembelajaran ke dalam aspek-aspek berikut.
1.Sintaks
Suatu model pembelajaran memiliki sintask atau urutan atau tahapan-thapan kegiatan belajra yang diistilahkan dengan fase yang menggambarkan bagaimana model tersebut bekerja dalam prakteknya, misalnya bagaiamana memulai pelajaran, bagaimana memfasilitasi peserta didik dalam menggunakan sumber belajar.
2.Sisitem sosial
Sistem sosial menggambarkan bentuk kerja sama antara guru-peserrta didk  dalam pembelajaran atau peran-peran guru dan peserta didik dan hubungannya satu sama lain serta jenis-jenis aturan yang harus diterapkan.
3.Prinsip reaksi
Prinsip reaksi menunjukan bahwa kepada guru bagaimana cara menghargai atau menilai peserta didik dan bagaimana menanggapi apa yang dilakukan oleh peserta didik.
4.Sistem pendukung
Sistem pendukung menggambarkan kondisi-kondisi yang diperlukan untuk mendukung keterlaksanaan model pembelajaran, termasuk sarana dan prasarana, misalnya alat dan bahan, kesiapan guru dan juga kesiapan peserta didik.
5.Dampak pembelajaran langsung dan iringan
Dampak pembelajaran langsung merupakan hasil belajra yang di capai dengan cara mengarahkan para peserta didik pada tujuan yang diharapkan sedangkan dampak iringan adalah hasil belajar lainnya yang dihasilkan oleh suatu proses pembelajaran.  Sebagai akibat terciptanya suasana belajar yang dialami langsung oleh peserta didik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Model Pembelajaran"

Post a Comment